Jurnal Refleksi Dwi Mingguan ini saya buat dengan mendeskripsikan peristiwa (fact), perasaan (feeling), pembelajaran (finding) dan juga penerapan (finding) dari modul 1.1 tentang Pemikiran Filosofi Ki Hajar Dewantara.
1. Peristiwa (FACT)
Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP)
dimulai pada tanggal 15 Maret 2023 dengan agenda pembukaan. Kegiatan ini dibuka
langsung oleh Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani,M.Pd. Setelah pembukaan pendidikan
guru penggerak serentak dilakukan di virtual dilanjutkan lagi virtual oleh
Balai Guru Penggerak Provinsi Jambi pada pukul 13.00 WIB. Pembukaan dibuka
langsung oleh Kepala BGP Jambi, Bapak Budi Hartono dan dilanjutkan pengenalan
LMS oleh ibu Rosi Purwati. Kami sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) menyimak
bagaimana cara mengisi tugas-tugas yang ada di LMS. Kemudian pada kegiatan awal
yang kami lakukan di LMS adalah pretest. Kegiatan ini bertujuan untuk
mengetahui seberapa paham CGP memahami konsep pedagogi dan materi kependidikan
lainnya.
Lokakarya orientasi secara luring juga dilakukan pada tanggal 23 maret 2023 di SMK Negeri 13 Sarolangun. Pada lokakarya orientasi, kami bertemu dengan Pengajar Praktik (PP) dan teman-teman CGP pada kegiatan lokakarya ini kami banyak mendapat ilmu dari ibu PP tentang program pendidikan guru penggerak kedepannya. Pada kegiatan modul 1.1 kami CGP harus mengenal ekplorasi konsep Pemikiran KHD. Saya banyak mendapat ilmu tentang filosofi Ki Hajar Dewantara. Beberapa yang saya ingat adalah mengenai pembelajaran harus berpusat pada anak. Pendidik atau guru sebagai pemimpin di kelas maupun di luar. Pendidik sebagai inspirator bagi murid harus dapat berupaya untuk memahami karakter murid sesuai kodratnya.
2. Perasaan (feeling)
Awalnya saya memiliki beberapa kekhawatiran
mengenai keikutsertaan saya dalam program ini. Kekhawatiran itu diantaranya
adalah kecemasan mengenai tugas-tugasnya nanti. Selain itu juga khawatir tidak
bisa memenuhi ekspektasi atasan dan rekan sejawat di sekolah mengenai
keterlibatan saya dalam program ini. Namun pada saat lokakarya orientasi, kami
dibimbing untuk mengidentifikasi mengenai kekhawatiran dan strategi
mengatasinya. Secara perlahan, saya mulai membangkitkan rasa percaya diri saya
mengenai program ini. Semoga saya dapat belajar dengan baik.
3. Pembelajaran (Finding)
Pembelajaran yang saya dapatkan dari Program Pendidikan Guru Penggerak ini adalah mengenai pemikiran Filosofi KHD. Sebelumnya saya melakukan pembelajaran hanya berpusat pada guru. Saya juga sebagai guru belum memahami banyak tentang kodrat alam dan zaman. Setelah mempelajari filosofi pemikiran KHD tenyata pembelajaran harus berpusat pada peserta didik. Tugas pendidik hanya menebalkan garis bawaan pada diri siswa karena siswa bukanlah kertas kosong seperti teori tabula rasa.
4.Penerapan (Future)
Setelah pembelajaran pada Modul 1.1 selesai,
saya sudah mulai berusaha menerapkan
pemikiran Filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu pembelajaran yang berpusat
pada peserta didik. Selain itu, saya juga menerapkan pembelajaran berdasarkan
kodrat alam yang ada di lingkungan peserta didik. Misalnya dengan memanfaatkan
permainan tradisional dengan metode based game team atau think pair
share pada pembelajaran Bahasa dengan muatan kearifan lokal.
Demikian Jurnal Refleksi
Dwi mingguan ini saya buat. Semoga banyak ilmu dan pembelajaran yang akan saya
dapatkan lagi. Semangat bergerak dan memberi dampak.
Salam dan Bahagia!
Meila Rosianika
No comments:
Post a Comment