Thursday, February 06, 2025

Appreciate the Little Things


Hallo, akhirnya tiba juga di hari Jumat. Rasanya excited menjelang weekend. Sepagi ini alhamdulillah sudah melakukan beberapa hal produktif, yay! So happy to relax. Sepagi ini sebelum berangkat kerja sudah masak spaghetti untuk bekal kakak adik. Dari tadi malam, adik sudah bolak balik ingatkan untuk memasak spaghetti. Adik ingin sekali membawa bekal itu hari ini. Well done ya dik. Semoga kakak dan adik menjalani hari dengan penuh semangat hari ini.

Bunda sampai di tempat mengajar pukul tujuh teng. Lanjut ngitung langkah dan bersih-bersih ikut goro di Jumat bersih dapet juga tiga ribu langkah. Lanjut makan bekal dan menuliskan ini. Pada cerita kali ini, saya ingin berbagi pengalaman yang saya alami beberapa bulan lalu tentang rasa syukur.

Desember 2024 saya jatuh sakit, tapi tetap harus kerja ke lubuk resam karena pengisian raport. Setelah izin untuk istirahat, esoknya saya menguatkan diri untuk masuk. Saat perjalanan pulang, saya menepikan motor di minimarket. Rasanya sudah tak kuat. Pulang pergi kerja menghabiskan jarak hampir enam puluh kilometer. Di depan minimarket itu, seseorang menatap saya lama. Saya menduga beliau adalah salah satu peserta diklat saat saya menjadi narsum beberapa waktu lalu. Tapi ternyata bukan, ia adalah mahasiswa saya di UT. Pokjar Sarolangun. Hihi. Maaf ya Pink Ranger agak lupa soalnya siswa/mahasiswa banyaaaak dan datang berganti. Tapi setelah ngobrol sedikit, langsung ingat namanya. 

Cerita punya cerita, beliau juga pejuang kilometer seperti saya. Bahkan lebih jauh karena harus ke tempat kerja delapan puluh kilometer lebih. Ia baru saja lulus PPPK di usia dua tahun lebih tua daripada saya. Gak kebayang perjuangannya mengabdi sebagai honorer cukup lama. Jangankan sertifikasi, pengabdiannya juga baru saja menemui asa dengan dilantiknya sebagai ASN. Ia adalah mahasiswa saya di UT kelas penyetaraan bagi yang sudah S1 di jurusan non kependidikan dan mengambi S1 lagi di jurusan PGSD. Iya, jadi mahasiswa saya tersebut sudah dua kali mengambil S1. Dia tak sendiri, ada dua kelas lagi di UT Pokjar Sarolangun dengan jumlah mahasiswa hampir enam puluh yang mengambil kelas S1 tiga semester bagi matkul yang sudah dapat disubstitusi di S1 mereka sebelumnya.

Rasanya seperti tertampar mendengar cerita mahasiswa saya tersebut. Tak pula ia mengeluh menjalani perjuangannya. Melihat ke dalam diri saya jadi tak ada apa-apanya. Meskipun berangkat kerja cukup jauh, tapi saya telah lama diangkat sebagai PNS. Sudah hampir sepuluh tahun lengkap dengan sertifikasi yang dapat saya tukar dengan terwujudnya mimpi-mimpi saya yang lain. Selain itu, saya juga dapat leluasa mengembangkan diri. Sembari mengabdi sebagai pengajar SMK, sayapun mengajar di UT. Masih juga kadang ketambahan project narsum dan kepenulisan. Alhamdulillah. Setiap jalan punya ceritanya. Setiap tikungan ada hikmahnya. Jalani, nikmati, syukuri.

Gratitude is about appreciating what we have, no matter how big and small. Gratitude helps focus on the good in our lives instead of what we lack. Let's appreciate little things such as a warm cup of coffee, a peaceful weekend, a kind smile, a meaningful random conversation and etc. Being grateful doesn't mean ignoring the role of challanges, but rather recognizing the blessings that exist in difficult times. 

Let the picture talks how grateful i am;

adik bersama teman-temannya di TK Alam Tiara

accompanying Kakak to perform a dance at her event at school

performing a traditional dance at an event of national level

meeting at workplace

bersama mahasiswa-mahasiswa saya di UT

belajar bersama Mr Duncan lewat layar maya

karya saya yang mendapatkan penghargaan di tingkat nasional, sebuah aplikasi pembelajaran yang saya beri nama Jambi Elok.apk

giving an appreciation to my workmate who has just graduated as PPPK

jadi juri di sekolah lain

nulis cerita anak di penerbangan ke Jakarta

another flying for free

bertemu mentor dari Korea dan Jepang di acara Kemendikbud

so happy dapet kesempatan ikut seminar internasional oleh BGP Banten

alhamdulillah bisa ikut diundang di beberapa acara kementerian

yay ketemu Prof Nunuk lagiii

She is amazing woman :)

bersama teman-teman perwakilan Jambi di seminter

bersama mahasiswa UT yang tampil presentasi

dulunya siswa saya, sekarang dah jadi mahasiswa
   
mengantar siswa magang di kantor camat

bersama para adik; adik kandung, istrinya adik dan adiknya suamii

senyum duluuu

alhamdulillah dapat kesempatan jadi fasilitator pembelajaran berdiferensiasi. Ini lagi istirahat makan bersama pak kepala dan bu nenden

terimakasih ya mahasiswa-mahasiswa pink ranger sekalian sudah tampil maksimal untuk presentasi

bersama peserta CS50X Harvard di acara kementerian

acara kombel di sekolah

demikianlah cerita hari ini. semoga ada manfaatnyaaaaa. mari kita terus bertahan dan terus mencari cara agar menjadi manusia yang bersyukur :)

No comments:

Post a Comment

Jatuh Cinta

  Jika ada perasaan yang paling indah di dunia, mungkin salah satunya adalah jatuh cinta. Perasaan ini membuat seseorang tersenyum tanpa ala...